Wednesday, 24 August 2016

MERIAS WAJAH GERIATRIC (USIA LANJUT)



MERIAS WAJAH GERIATRIC (USIA LANJUT)
1.      Karakter Kulit Wajah Usia Lanjut
Permasalahan yang paling sering muncul pada wanita usia diatas empatpuluh tahun, adalah kulit keriput atau terdapatnya kantung mata yang semakin bertambah usia maka kantung mata semakin lebar dan berwarna cokelat.  Dalam hal ini, tak seorang pun yang dapat mencegah datangnya kerutan, tanda-tanda penuaan maupun hal-hal lain sebagai tanda masa muda sudah semakin jauh. Factor penyebabnya antara lain, selain karena kurangnya perawatan di usia  muda juga karena sering berada di terik matahari tanpa memakai tabir surya. Namun beruntunglah, kini mudah memperoleh berbagai produk penyelamatan kulit  untuk membantu menghapus masalah pada wajah dan mencegah kerusakan selanjutnya. Tapi tentu saja perbaikan kulit bukan cara satu-satunya. Disamping itu, harus diperhatikan makanan yang dikonsumsi seperti makan sayuran dan buah-buahan yang cukup. Perhatikan pula istirahat yang baik dengan tidur 8 jam sehari, dan berolah raga secara rutin.
Pertambahan usia dapat didefinisikan sebagai kian menurunnya kemampuan tubuh untuk menanggapi lingkungan. Lingkungan ini mencakup hal-hal yang kebanyakan bersifat dari dalam tubuh dan pengaruhnya pertama-tama tampak pada organ yang paling besar dari tubuh, yakni kulit.
Saat mulainya tanda-tanda usia tampak pada diri seseorang terutama ditentukan oleh genetika (turunan) dan sejauh mana kita telah melalaikan diri. Tapi biasanya pada akhir usia duapuluhan atau awal tigapuluhan garis-garis kecil sekitar mulut, mata, dan dahi mulai kelihatan. Dan dengan bertambahnya umur, jumlah dan panjang garis-garis ini bertambah dan menjadi kian dalam.
Dengan demikian, jelaslah bahwa proses menuanya kulit adalah tanda awal dan tanda yang paling nyata bukan saja dari ketuaan melainkan juga dari kondisi-kondisi yang tidak sehat.
Apa yang akan terjadi pada kulit ketika menua? Elastisitas kulit berkurang akibat semakin banyaknya kolagen yang berpaut-silang. Perpautan-silang terjadi karena reaksi-reaksi kimiawi yang mengubah suatu kolagen yang elastis dan lentur menjadi suatu bentuk yang kaku. Di samping itu, zat landas (mucopolysaccharida dan mucoprotein) berkurang. Zat landas ini mengontrol aliran air antara jaringan kolagen dengan demikian memelihara kegembiraan, tekanan, serta plastisitas kulit.
Selain perubahan yang berkaitan dengan kolagen perubahan lain juga terjadi selagi usia bertambah tua. Kegiatan kelenjar-kelenjar minyak sangat menurun pada kaum wanita di atas limapuluhan. Tetapi lain halnya dengan pria  yang hanya sedikit mengalami penurunan. Jumlah bahan-bahan kimia yang amat perusak di dalam tubuh bertambah setiap tahunnya. Persentase besar dari zat-zat kimia perusak ini dihasilkan oleh sinar ultraviolet. Lagi pula terjadi penurunan dalam kemampuan kulit untuk menghasilkan melanin (pigmen hitam yang melindungi kita dari pengaruh matahari yang merugikan).
Beberapa sebab yang mengakibatkan kulit mengalami penuaan. Yang pasti hal ini terjadi tidak saja diakibatkan oleh satu kejadian semata tetapi lebih-lebih oleh perpaduan dari berbagai kejadian. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
  1. perpautan-silang terjadi bukan saja di  kolagen melainkan di semua protein dan juga asam-asam nukleik (zat-zat kimia yang mengatur kode genetika). Perpautan ini menyebabkan menurunnya kemampuan bahan yang berpaut-silang itu untuk menjalankan fungsi-fungsinya.
  2. pembentukan zat-zat kimia perusak mengakibatkan zat-zat itu bereaksi dengan minyak, protein serta asam-asam nukleik sehingga akhirnya buat bahan-bahan penting tersebut tidak mampu berbuat apa-apa.
  3. mutasi-mutasi terjadi waktu sel-sel tidak dapat mereproduksi diri sesuai dengan aslinya. Mutasi yang berlarut-larut ini akhirnya mengakibatkan tubuh tidak lagi sanggup membuat protein-protein yang diperlukan.
  4. dalam mengatasi setiap stress (ketegangan) diperlukan sekian banyak energi dan selagi kita terus memakai energi ini, badan menjadi kian tua.

Karakter kulit wajah usia 30 an
Kulit masih memiliki seluruh tanda-tanda kecantikan alami. Selain sedikit pembesaran pori dan satu atau dua garis halus yang muncul di seputar mata dan dahi, perubahan lain dapat dikatakan hampir tidak ada. Begitu pula dengan serat kolagen dan elastin yang memberikan struktur dan kelenturan pada kulit juga tidak berubah. Jaringan lemak di bawah kulit masih memproduksi minyak dengan jumlah yang cukup, sehingga kulit tidak kering.
Pada masa ini ada orang yang terlihat lebih muda dari usia sebenarnya dibandingkan dengan orang lain. Tetapi mereka dengan kulit yang berwarna putih atau kuning harus waspada karena kulit mereka cenderung lebih rentan terhadap kerusakan daripada mereka yang warna kulitnya lebih gelap. Selain matahari memainkan peranan penting dalam proses penuaan, polusi, rokok, dan alcohol juga berpengaruh.
Agar kulit wajah dapat terjaga keseimbangannya, gunakan tabir surya dengan SPF paling sedikit 15. Pemakaian SPF itu sebaiknya digunakan  dalam kegiatan sehari-hari untuk mencegah perusakan lebih lanjut. Selain itu, untuk mengurangi garis halus dan tanda-tanda penuaan lain, gunakan alpha Hydroxy Acid/AHA. Asam ini berasal dari buah-buahan atau susu yang terdapat pada semua jenis pelembap. Dengan pemakaian teratur dapat membantu mengangkat bagian teratas dari sel-sel kulit dan mengembalikan  kecerahan kulit. Kosmetika dengan kadar AHA 30% atau lebih, harus dilakukan oleh dokter kulit.  Hasilnya akan bertahan antara beberapa minggu sampai satu tahun, tergantung dari proses pengelupasannya (peeling).
Untuk memiliki wajah lebih sempurna atau lebih menarik, misalnya untuk memanipulasi wajah bermasalah, sebaiknya jangan dulu berpikiran untuk melakukan bedak plastik. Bagi yang mengalami penuaan lebih dini dapat melakukan suntikan lemak yang dapat diambil dari tubuh mereka sendiri atau suntikan kolagen yang diambil dari hewan sapi untuk mengisi kerutan. Hasilnya akan bertahan sampai setahun. Kegiatan itu semua hanya dapat dilakukan oleh dokter ahli atau salon kecantikan khusus perawatan yang sudah berpengalaman dan terjamin.

Karakter kulit wajah usia 40 an
Penurunan mulai tampak, misalnya metabolisme kulit  tidak secepat dulu lagi. Akibatnya warna akan menjadi pudar. Juga akan mengalami pembengkakan pembuluh darah ringan, perubahan pigmen dan guratan-guratan yang lebih dalam. Hal ini disebabkan serat kolagen dan elastin  mulai berkurang. Kelopak mata akan terlihat menggantung. Hal ini dapat juga disebabkan factor keturunan.
Pada usia empat puluhan, penglupasan kulit atau peeling dapat membantu meningkatkan pembentukan sel baru dan memberikan warna yang lebih terang. AHA akan membantu begitu pula pemakaian Retin-A. Perlu diketahui bahwa gejala awal pemakaian Retin-A adalah warna kulit yang memerah serta pengelupasan, jadi selama pemakaian disarankan untuk menghindari sinar matahari. Sistem penglupasan kulit yang lebih canggih dapat menimbulkan hasil yang lebih dramatis daripada yang dilakukan Retin-A. dalam perawatan ini, dokter kulit memakai larutan kimia (trichloroacetic acid) untuk membuang lapisan paling atas kulit dan selapis halus bagian bawahnya lagi.
Mereka dengan kelopak mata yang menggantung atau memiliki kantung mata, dapat mempertimbang bedah plastic. Carilah informasi terlebih dahulu, dokter bedah kosmetik mana yang kompeten. Jangan sembarangan memutuskan untuk  memakai salon perawatan kulit terutama kulit wajah yang belum diketahui hasilnya.

Karakter kulit wajah usia 50 an
Kekurangan pada kulit wajah dan tubuh semakin tampak nyata. Hal itu terutama karena penumpukan efek sengatan sinar matahari selama hampir setengah abad terlihat sangat jelas pada usia ini. Sengatan  sinar  matahari yang sudah bertahun-tahun dapat mengubah struktur kulit sehingga menjadikan kulit tebal dan kasar. Ada pula yang mengalami penipisan kulit karena semakin berkurangnya serat kolagen dan elastin. Hal itu dapat dihindari atau memperlambat proses berkurangnya serat dengan pemakaian tabir surya secara teratur. Begitu pula  bercak-bercak kerutan akan terus bertambah tetapi akan diperlambat dengan memakai tabir surya dengan teratur. Di samping itu, sejalan dengan menipisnya lapisan lemak di bawah kulit akan  tampak kulit menggantung dan  bertambah kering karena penurunan produksi minyak.
Untuk menjaga kulit wajah pada usia lima puluhan, atasi kulit yang kering dengan menggunakan pelembap yang lebih berat seperti kosmetika yang berbahan dasar minyak dan AHA atau Retin-A untuk membantu pembentukan sel baru. Karena proses penuaan kulit akan terus berlangsung bahkan setelah umur 50 an. Teknik peeling yang ditangani oleh dokter kulit dapat meningkatkan produksi kolagen, mengurangi kerutan dan memutihkan bercak-bercak. Dermabrasi, meskipun lebih mahal tapi merupakan pilihan dengan hasil yang lebih tahan lama. Dalam proses ini wajah diampelas dengan sikat kawat halus untuk melenyapkan permukaan kulit yang berkerut. Hasilnya akan bertahan selama bertahun-tahun. Jika kerutan-kerutan itu sangat mengganggu, pilihlah untuk melakukan bedah plastic. Karena kerutan di dahi dapat dihilangkan dengan penarikan kulit dahi dan kulit yang menggantung dapat diperbaiki dengan face lift. Namun kemungkinan akan kembali mengendur setelah beberapa lama dan memerlukan bedah lagi sekitar sepuluh tahun berikutnya. Beberapa dokter juga menggunakan suntikan botox, emulsi dalam tingkat yang aman yang didapat dari bahan racun botulin untuk melembutkan guratan tegas. Kerutan biasnaya kembali tampak dalam wakktu enam bulan bila suntikan tidak diulangi.     

2.      Kosmetika untuk Rias Wajah Geriatrik
Pada dasarnya pemakaian kosmetika untuk rias wajah bagi usia lanjut tidaklah berbeda jauh dengan rias wajah pada umumnya. Hanya saja untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, harus diperhatikan dalam perawatan kulit wajah agar tetap segar. Seperti pemakaian pelembab dengan konsentrat tinggi, baik digunakan pada pagi hari atau pada malam hari. Fungsi pemakaian pelembap ini untuk menjaga elastisitas kulit dan pemberian nutrisi pada kulit, sehingga kulit tidak kekurangan zat-zat yang dibutuhkan. Setelah pemakaian pelembab, gunakan bedak dasar yang disesuaikan dengan warna kulit. Lengkapi riasan dengan memakai perona mata dengan warna cokelat agar tampak lebih cerah. Hindari pemakaian perona mata dengan berbagai warna.
Kemudian, poles dengan perona pipi yang disesuaikan dengan warna perona bibir dan baju yang dipakai. sebaiknya membubuhkan perona pipi jangan terlalu tebal dan pilih warna yang agak muda.
 
3.      Pemilihan Warna untuk Rias Wajah Geriatric
Dalam pemilihan warna untuk rias wajah usia lanjut, sebaiknya gunakan warna-warna yang natural atau alami, seperti cokelat, merah muda, orange, dan biru. Warna-warna itu akan mengesankan sederhana dan ringan. Gunakan dengan polesan yang tidak terlalu tebal. Dan bagian-bagian yang kurang, misalnya kantung mata yang menggantung siasati dengan menggunakan warna cokelat agak tebal.  

4.      Teknik dan Langkah Kerja Rias Wajah Geriatric
Pemakaian pelembab
-          Sebaiknya menggunakan pelembab setelah mandi, karena kulit wajah yang setengah basah adalah kondisi yang  baik untuk menyerap cairan pelembap.
-          Oleskan pelembap pada wajah dan leher secara merata.
-          Angina-angin sebentar agar pelembap meresap.

Pemakaian alas bedak
Alas bedak umumnya bermanfaat untuk meratakan warna kulit yang tidak rata, membuat wajah lebih berseri, membantu menutupi kekurangan pada wajah, misalnya noda cokelat atau kerut-kerut dan sebagai dasar tat arias agar riasan wajah tampak sempurna.
Apabila menginginkan tat arias yang tidak mudah luntur, pilihlah alas bedak yang berdifat waterproof (tahan air) yagn tersedia dalam bentuk krem alas bedak.
Pemakaian alas bedak yang baik adalah sebagai berikut.
-          jika alas bedak terlalu kental, cmapuri dengan cairan pelembap pada telapak tangan sebelum dibubuhkan pada wajah.
-          Gunakan spon lembap untuk membubuhkan alas bedak pada dahi, hidung, pipi, dan dagu lalu ratakan searah dengan tumbuhnya bulu-bulu di wajah.
-          Atur ketebalan alas bedak hingga wajah tampak alami dan biarkan beberapa saat sebelum membubuhkan bedak.

Pemakaian bedak tabur
Bedak tabur digunakan setelah pelembap dan alas bedak. Pakailah bedak tabur yang mengandung tabir surya. Bedak tabor efektifnya tidak terlalu berat untuk kulit wajah (dibandingkan dengan bedak padat) karena itu tidak menimbulkan jerawat.
Cara penggunaan:
-          bubuhkan bedak tabor pada wajah dan leher.
-          Tepuk-tepuklah secaraperlahan hingga bedak merata.
-          Untuk membuang sisa bedak yang berlebih sapukan kuas bedak besar.

Pemakaian bedak padat
Agar riasan lebih tahan lama dan tampak alami, sempurnakan dengan membubuhkan bedak padat. Cara penggunaannya pun mudah, tinggal menekan-nekan spon yang telah diolesi bedak pada wajah sampai merata. Usapan spon sebaiknya dari bawah ke atas.

Pemakaian perona mata,  perona pipi, dan  perona bibir disesuaikan riasan. Tetapi jangan terlalu tebal dan jangan terlalu banyak pemakaian warna. Sebaiknya pakai warna alami dan lebih muda agar riasan wajah lebih segar.

No comments:

Post a Comment